AbuyaUci Turtusi adalah salah satu ulama Banten berpengaruh. Sejak dulu hingga kini, tanah Banten tidak pernah kehilangan figur keagamaan yang keilmuannya diakui seantero negeri. Pada zaman prakemerdekaan, sebut saja Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani. Karya-karyanya masih eksis dikaji di tiap pesantren hingga kini. Ilustrasi Foto: Istimewa (Husna/Islampos) 1. BAGIKAN. SANTRI, istilah ini pastinya tak asing di kalangan muslim Indonesia. Saking istimewanya, pemerintah RI bahkan menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri. Mendengar kata 'Santri', yang terlintas di dalam pikiran pastinya seseorang yang mengenakan sarung, peci dan tinggal di pesantren. Adapunkata-kata santri bijak tersebut sebagai berikut. Kata kata santri bijak: 1. Teruslah berdoa dan memohon kepada Allah, karena doa yang kau panjatkan pasti akan membuahkan hasil yang memuaskan. 2. Belajarlah dari kehidupan. Berusaha untuk masa depan. Berdo'a kepada yang Maha menentukan. 3. Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Kata-Kata Mutiara Abuya Uci - Siapa yang tidak kenal dengan sosok ulama yang satu ini, yaitu Abuya Uci Turtusi. Beliau adalah ulama yang garis lurus dan ceramahnya pun dapat di terima oleh semua kalangan masyarakat. Terutama kata-kata mutiara Abuya Uci selalu dicari untuk dijadikan story di media sosial. Oleh sebab itu, kata-kata abuya uci sangat penuh makna dan menyentuh hati. Abuya Uci Turtusi Adalah ulama yang berasal dari Banten, terkenal dengan keilmuannya yang tinggi dan sangat disegani oleh masyarakat Indonesia bahkan diluar negeri. Abuya Uci mempunyai keistimewaan dan karomah yang luar biasa dari Allah SWT, sehingga mampu membuat hati umat islam terasa tenang dan rindu akan sosok beliau. dalam ceramahnya memiliki ciri khas tersendiri yaitu dapat meluluhkan hati semua orang dengan kata-katanya yang bijak untuk orang yang mendengarnya, terutama masyarakat tatar sunda. Karena beliau ceramah rata-rata menggunakan bahasa daerahnya atau bahasa sunda. Gurunya para guru, itulah sebutan untuk Abuya Uci Turtusi. Beliau juga dikenal dengan ketawadhuannya yang selalu menutupi keturunan dari Abuya Dimyathi Cilongok. Sudah 32 pesantren yang beliau pernah singgahi, kurang lebih 32 tahun Abuya Uci menuntut ilmunya di setiap pondok pesantren yang berbeda. Sehingga jangan diragukan lagi soal keilmuan Abuya Uci Turtusi ini, beliau memang memiliki keilmuannya yang dari itu, kata-kata motivasi, kata-kata tentang cinta, kata-kata mutiara, kata-kata tentang santri, kata-kata tentang kehidupan yang pernah terlontarkan oleh Abuya Uci Turtusi sehingga dapat meluluhkan hati dan penuh makna. Beberapa kata-kata mutiara Abuya Uci ini bisa dilihat dengan versi sunda dan bahasa Indonesia. Silahkan simak dibawah iniKata-Kata Mutiara Abuya Uci Turtusi Versi Bahasa SundaHiji santri bangor leuwih hade, tibatan 1000 jelema sakola. ~Abuya Uci TurtusiSantri nu ngaji nahwu, sorof, mantek, jeung sajabana. Eta keur ngabatalkeun dosa salembur, lamun eweuh nu ngaji eta, dosa kabeh salembur. ~Abuya Uci TurtusiNu kudu di urusmah Roh urang, kusabab nu bakal papisah jeung dunia teh Roh. Geus siap apa encan ngahadap gusti Allah SWT. ~Abuya Uci TurtusiNu disebut pinter tapi kabalinger teh nyaeta jelema nu nuntut elmu dunia hungkul nu di gedekeun. Capaianna teh saukur tahta, harta, jeung dunia. Najan kukumaha ge sakitu we urusan dunia mah, geus paehmah kabeh ge ditinggalkeun. ~Abuya Uci TurtusiSantrimah kudu mikiran BAGAIMANA KETIKA MASUK KE ALAM KUBUR. Lain urusan dunia nu digedekeun. ~Abuya Uci TurtusiDina sabar, ke ge karasa bakal aya rasa tawakal ka gusti Allah SWT. ~Abuya Uci Turtusi Alam dunia geus paciweuh, bencana datang ngeureyeh. Nu ma'siat beuki maceuh, nu ibadah beuki eweuh. ~Abuya Uci TurtusiHirup di dunia paling 60 tahun, teu kudu loba teuing ngeluh. Ibadah we sing khusyu ka gusti Allah SWT. ~Abuya Uci TurtusiTarimakeun katentuan ti Gusti Allah, urang salaku hambana kur bisa pasrah dina takdir nu geus ditangtukeun. ~Abuya Uci TurtusiAlam dunya beuki ke'eung, loba jalma nu malaweung. Nu doraka beuki anteng, kana ibadah teu mayeng. ~Abuya Uci TurtusiAlam dunya beuki ruksak, nu doraka pabalatak. Pamarentah geus teu mihak, ka umat islam geus nincak. ~Abuya Uci TurtusiAlam dunya geus pakewuh, ku bencana angin puyuh. Loba tangkal anu rubuh, katut imah ge raruntuh. ~Abuya Uci TurtusiAlam dunya geus ancur, jalma-jalma geus lalacur. Silih hewa'an jeung dulur, nepika poho alam kubur. ~Abuya Uci TurtusiAlam dunya beuki poek, loba jalma anu fasek. Umat islam silih ledek, ka ulama wani ngadek. ~Abuya Uci TurtusiAlam dunya beuki angar, loba jalma anu sasar. Kana takdir geus teu sadar, ma'siat dianggap wajar. ~Abuya Uci Turtusi Alam dunya geus teu ca'ang, loba beja anu mang-mang. Ngabohong geus teu kapalang, berita geus nyararimpang. ~Abuya Uci TurtusiDunya teh geus nini-nini, loba jalma ma'siat warani. Anu mantak loba lini, ahirna jadi tsunami. ~Abuya Uci TurtusiKu dunya loba kabimbang, lamun roh geus sakarat. Moal ditarima tobat, cilaka dunya akherat. ~Abuya Uci TurtusiMasjid mah ngajararepat, jama'ahna ukur karpet. Ngisi kotak amal koret, ahirna hirup sampolet. ~Abuya Uci TurtusiDunya geus tereh akhir, Hayu gancang geura tobat. Geura jauhan ma'siat, supaya bagja dunya akherat. ~Abuya Uci TurtusiDunya geus tereh akhir, awewe ngaku muslimat. Tapi tara nutup aurat, kade kaburu sakarat. ~Abuya Uci TurtusiHirup di dunya saukur saliwat, kawas jarak sholat dzuhur ka ashar. ~Abuya Uci TurtusiKata-Kata Mutiara Abuya Uci Turtusi Versi Bahasa IndonesiaBetapa banyak orang yang memikirkan bagaimana cara hidup yang baik, namun mereka lupa bagaimana cara mati yang baik. ~Abuya Uci TurtusiSantri itu bagaikan keris, tidak ada yang mau memilikinya kecuali orang yang mengerti keistimewaan itu keris. ~Abuya Uci Turtusi Ilmu bisa didapat dimana saja, tapi berkahnya ilmu tidak dapat ditemukan kecuali bersama orang-orang yang sholeh. ~Abuya Uci TurtusiHidup itu singkat, antara adzan dan sholat. Lahir di adzankan dan mati di sholatkan. Lantas apa yang mau kita sombongkan? ~Abuya Uci TurtusiJangan pernah takut rezeki yang belum pernah ada, tapi takutlah jika tidak bisa mensyukuri apa yang telah ada. ~Abuya Uci TurtusiHidup itu seperti air yang lurus, hati kita harus diluruskan. Hati itu ibarat air pembersih dzahir kita. ~Abuya Uci TurtusiAkhirat yang akan didatangi, kuta abaikan. Sedangkan dunia yang akan meninggalkan, malah sibuk memikirkannya. ~Abuya Uci TurtusiOrang yang ilmunya tinggi, namun tidak ada rasa cinta kepada Rasulullah SAW tidak ada apa-apanya. Sedangkan ada orang ilmunya tidak seberapa, tapi cintanya besar kepada Rasulullah. Maka dia jadi orang besar. ~Abuya Uci TurtusiSalah satu penyakit orang baik adalah merasa dirinya paling baik diantara orang lain. ~Abuya Uci TurtusiIngat dunia hanyalah persinggahan dari perjalanan panjang. Dunia bukanlah tujuan, ia hanya tempat bertanam ladang amal kebaikan. ~Abuya Uci TurtusiHidup jangan takut dibenci oleh manusia, tapi takutlah dibenci oleh Allah SWT. ~Abuya Uci TurtusiSiapakah yang dimaksud penduduk akhirat? Mereka yang hidup di dunia, namun hati dan pikirannya senantiasa mengingat akhirat. ~Abuya Uci TurtusiJika ingin tenang hidup di dunia, kita harus menerima qadha dan qadar Allah SWT. ~Abuya Uci TurtusiHidup di dunia, butuh dunia, rindu ke dunia, itu yang salah. Kita hidup di dunia, butuh dunia, tapi rindunya ke akhirat, Itu yang benar. ~Abuya Uci TurtusiKetahuilah, hati yang mati ialah hati yang malas beribadah kepada Allah SWT. ~Abuya Uci TurtusiCarilah guru yang sanadnya keilmuannya sampai kepada Rasulullah SAW. ~Abuya Uci TurtusiHakikatnya datang ke pengajian adalah kita sedang dikeluarkan dari rombongan yang bodoh, agar bergabung dengan rombongan yang pintar. Begitulah cara Allah mengeluarkan kita agar mengenal-Nya. ~Abuya Uci TurtusiJika nasihat yang baik tidak memberikan pengaruh bagi perubahan seseorang, ketahuilah bahwa hatinya sedang kosong. ~Abuya Uci TurtusiItulah Kumpulan kata-kata mutiara Abuya Uci Turtusi Yang membuat kita sadar akan kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Semoga dengan adanya kata-kata Abuya Uci ini dapat membuat kita lebih giat lagi beribadah kepada Allah SWT dan berbuat kebaikan selama hidup di dunia. Semoga bermanfaat dan mencerahkan hati sehingga terus berbuat kebajikan hingga sampai akhir hayat.

kata kata abuya uci tentang santri